WaliKota Bengkulu Apresiasi Kinerja Kasat Pol PP dalam Rakor Ketentraman dan Ketertiban
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - WaliKota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memberikan apresiasi atas kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, dalam Rapat Koordinasi Mewujudkan Ketentraman dan Ketertiban yang digelar di Ruang Hidayah I Kantor WaliKota Bengkulu, Rabu (17/12/25).
Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menegaskan komitmennya untuk bersikap objektif dalam menilai kinerja para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Menurutnya, setiap capaian harus diakui, sementara kekurangan tetap menjadi ruang untuk perbaikan.
“Saya mencoba untuk objektif dan Insya Allah saya objektif orangnya dalam menilai. Yang baik harus saya katakan baik, yang belum baik tentu ada kesempatan untuk berbenah,” ujar Dedy.
Dedy mengungkapkan, sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial hingga kini dipercaya sebagai Kasat Pol PP, Sahat dinilai menunjukkan kinerja yang sangat baik. Bahkan, WaliKota mengaku menyaksikan langsung dedikasi Sahat saat menangani persoalan gelandangan dan pengemis di Kota Bengkulu.
“Waktu jadi Kadis Sosial, saya minta amankan gepeng, beliau sampai kejar-kejaran dengan gepeng. Intinya saya merasakan betul kinerja beliau sangat bagus,” ungkapnya.
Selain pengalaman di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, Sahat juga pernah menjabat sebagai Asisten di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. Menurut Dedy, rekam jejak tersebut menjadi nilai tambah dalam menjalankan tugasnya sebagai Kasat Pol PP.
Meski demikian, WaliKota mengingatkan agar Sahat tidak cepat merasa puas. Pasalnya, meskipun belum genap sebulan menjabat, sudah banyak langkah konkret yang dilakukan di lapangan.
“Belum sebulan menjabat Kasat Pol PP tapi sudah banyak yang dilakukan. Saya menyaksikan dan melihat langsung,” kata Dedy.
Dalam kesempatan itu, Dedy juga menyampaikan bahwa ke depan akan dilakukan evaluasi serta kemungkinan rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Bengkulu. Ia menekankan pentingnya setiap pejabat memiliki target kerja yang jelas dan terukur.
“Kita di birokrasi juga harus punya target, seperti di swasta. Saya sebagai wali kota juga punya target dan ditanya oleh masyarakat. Maka kepala dinas, camat, dan lurah juga harus punya target,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Bengkulu berencana menyusun kontrak kerja yang lebih konkret guna memastikan kinerja seluruh perangkat daerah semakin terukur dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban di Kota Bengkulu.