UMKM Belungguk Tunjukkan Hasil Positif, Omzet Pedagang Naik Signifikan
JurnalBengkulu.com, Bengkulu – Penataan kawasan UMKM Belungguk yang diinisiasi Pemerintah Kota Bengkulu mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Memasuki awal tahun 2026, kawasan tersebut bertransformasi menjadi pusat ekonomi kreatif yang ramai pengunjung dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha kecil.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bengkulu, Nelawati, mengatakan antusiasme masyarakat untuk bergabung membuka usaha di kawasan Belungguk terbilang sangat tinggi. Hampir setiap hari, pihaknya menerima permintaan dari warga yang ingin membuka lapak di lokasi tersebut.
“Alhamdulillah, pengakuan dari para pelaku usaha sendiri bahwa omzet mereka naik drastis. Kuncinya ada pada konsistensi. Hampir setiap malam Minggu kita gelar event dan kegiatan menarik. Program Parklinac juga terbukti sangat membantu ekosistem usaha di sini,” ujar Nelawati saat memantau aktivitas UMKM di kawasan Belungguk, Kamis (15/1/2026).
Saat ini, sedikitnya 160 lapak UMKM telah mengisi sisi kiri dan kanan kawasan Belungguk. Kawasan tersebut tampil dengan wajah yang beragam dan modern, mulai dari food truck, motor gerobak kreatif, hingga tenda-tenda kuliner yang tertata rapi dan menarik minat pengunjung.
Pemerintah Kota Bengkulu juga memberikan berbagai kemudahan bagi para pedagang. Retribusi yang dikenakan hanya sebesar Rp2.000 per hari yang diperuntukkan bagi kebersihan kawasan. Sementara itu, untuk kebutuhan listrik, Pemkot memfasilitasi para pedagang agar dapat memiliki sambungan resmi dari PLN sesuai kebutuhan masing-masing.
Meski capaian saat ini dinilai positif, Nelawati menegaskan bahwa pembenahan kawasan Belungguk akan terus berlanjut. Tantangan ke depan adalah menciptakan estetika kawasan yang lebih seragam dan profesional.
“Harapan kita ke depan Belungguk jadi lebih nyaman dan indah dipandang. Saat ini kami sedang berkomunikasi dengan pihak sponsor untuk melakukan penyeragaman tampilan lapak. Kita ingin UMKM kita benar-benar naik kelas,” tambahnya.
Keberhasilan konsep penataan yang dikenal sebagai “Model Belungguk” tersebut rencananya akan diterapkan di sejumlah titik strategis lainnya di Kota Bengkulu. Dinas Koperasi dan UKM membidik kawasan Jalan Suprapto, KZ Abidin, Smart City, hingga Pasar Baru Koto untuk ditata dengan konsep serupa.
Langkah ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Bengkulu dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui penyediaan ruang usaha yang layak, aman, dan menguntungkan bagi pelaku usaha kecil.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait program pendampingan dan pengembangan usaha dapat mengakses laman resmi Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.