Terlibat Isu Selingkuh, Gubernur Helmi Hasan Didesak Copot Kadis PU
JurnalBengkulu.com, Bengkulu – Ratusan massa gelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa, (13/5/2026). Aksi ini menuntut Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan untuk segera mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso.
Terpantau di lapangan, sekira pukul 09.20 WIB massa berkumpul di depan Masjid Raya Baitul Izzah, kemudian long marc menuju ke Kantor Gubernur Bengkulu. Massa yang didominasi emak-emak ini nampak dikawal ketat aparat keamanan dari Polresta Bengkulu.
Sembari berjalan massa membentangkan spanduk yang bertuliskan dugaan kasus asusila pejabat Pemprov Bengkulu. “Skandal Panas Pejabat Pemprov Bengkulu, Dugaan Selingkuh, Kehamilan Berulang hingga Janji Uang Miliaran Terbongkar” demikian salah bunyi spanduk.
“Hari ini kami datang, dengan satu tujuan satu misi satu kata, copot Kepala Dinas PU Provinsi Bengkulu” teriak salah seorang orator, Deno Andeska Marlandone setiba di depan kantor gubernur.
Deno kemudian melanjutkan orasi, skandal asusila pejabat tidak bisa ditoleransi karena menyangkut marwah daerah. Belum lagi, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang selama ini dikenal sebagai sosok yang religius.
“Kita tahu gubernur kita dikenal sosok yang taat, alim dan religius jangan sampai marwah beliau tercoreng gara-gara skandal pejabat. Jika isu skandal ini benar maka yang dipertaruhkan bukan hanya Ini marwah daerah tapi kehormatan dan martabat seluruh warga Bengkulu” kata Deno.
Dijelaskan Deno, isu skandal pejabat ini telah muncul sejak tahun 2022 bahkan sempat terjadi insiden digerebak warga. Namun, pejabat tersebut seolah tidak tersentuh. “Pertanyaannya ada apa? Begitu hebatnya pejabat ini, atau ada udang dibalik batu” kata Deno.
Deno kemudian meminta ketegasan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan untuk segera membentuk tim pencara fakta dan segera menonaktifkan sementara Kepala Dinas PU Provinsi Bengkulu, “Kami minta pada kesempatan pertama segera copot kadis PU” kata Deno.
Sementara Ketua Umum Gerakan Rakyat Bengkulu Anti Korupsi (GERBAK) Provinsi Bengkulu, Afrizal mengatakan, isu skandal pejabat yang melibatkan Kepala Dinas PU sudah menyebar di media massa dan media sosial.
“Ini telah mencoreng nama baik Provinsi Bengkulu, kami minta segera bentuk tim investigasi, Inspektorat, BKD segera bertindak. Kami mengharapkan kasus ini jangan dibiarkan, ini mencoreng Provinsi Bengkulu” kata Afrizal.
Afrizal kemudian berjanji akan kembali mengerahkan massa jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. “Apabila tuntutan kita tidak dipenuhi kami akan kembali dating dengan massa yang lebih besar” tutup Afrizal.