Sinergi Pemkot Bengkulu–BAZNAS Perkuat Kepedulian Sosial, Ribuan Warga Rasakan Manfaat
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Sinergi kuat antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan dana umat yang transparan dan tepat sasaran, ribuan warga yang masuk dalam kategori delapan asnaf kini merasakan langsung manfaat berbagai program bantuan kemanusiaan dan sosial.
Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 17.122 warga telah menerima bantuan dari BAZNAS Kota Bengkulu. Program ini menjadi bukti nyata komitmen kepemimpinan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Keberhasilan program bantuan tersebut tidak terlepas dari dua pilar pendanaan utama, yakni pemotongan zakat langsung dari penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu serta gerakan sedekah harian. Salah satu inisiatif inovatif yang dijalankan adalah kebiasaan menyisihkan Rp2.000 setiap hari oleh jajaran Pemkot Bengkulu.
Ketua BAZNAS Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk latihan istiqomah dalam berbagi. Meski nilainya kecil secara nominal, namun memberikan dampak luar biasa ketika terkumpul secara kolektif.
“Zakat dan sedekah ini memiliki nilai yang sangat penting dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Setiap rupiah yang dikelola melalui BAZNAS dipastikan tersalurkan sesuai dengan regulasi syariat. Kami terus berupaya menjaga amanah ini agar kemiskinan di Kota Bengkulu dapat terus ditekan,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Habib menjelaskan, bantuan yang disalurkan tidak hanya terpaku pada kebutuhan pokok, melainkan mencakup berbagai aspek kehidupan krusial bagi delapan asnaf. Di antaranya pemberian alat kesehatan, santunan biaya pengobatan bagi warga kurang mampu, serta pemenuhan kebutuhan primer harian.
Selain itu, BAZNAS Kota Bengkulu juga menyalurkan beasiswa bagi siswa kurang mampu, dukungan operasional bagi guru ngaji dan pejuang agama (fisabilillah), serta bantuan modal usaha. Bantuan tersebut meliputi gerobak dagang, etalase, hingga bantuan tunai untuk mendukung keberlangsungan UMKM, termasuk bantuan cepat tanggap bagi warga yang sedang mengalami musibah atau kesulitan mendesak.
Di bawah visi kepemimpinan Dedy–Ronny, Kota Bengkulu terus bertransformasi menjadi kota yang peduli. Program-program sosial yang dijalankan diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi masyarakat melalui bantuan modal usaha yang berkelanjutan.