Analisis Kebijakan Dampak dari Pembangunan Dinding Penahan Tanah di Beberapa Kecamatan Pesisir Selatan
Oleh Nindy Dwi Syahira, Mahasiswa Universitas Andalas
Gempa bumi, banjir dan tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Sumatera Barat. Dari ketiga bencana tersebut banjir dan tanah longsor mendominasi kejadian bencana terbanyak pada tahun 2020, dilansir dari Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) oleh BNPB. Bencana tanah longsor memberikan banyak dampak dan kerugian dimana salah satunya terhadap jalan. Selain mengganggu akses lalu lintas akibat material longsoran juga merusak Perumahan warga disekitarnya.
Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB menerima laporan adanya banjir dan longsor yang terjadi di 10 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat, (17/21) pukul 15.00 WIB. Akibatnya sebanyak 1.091 rumah warga terendam dengan Tinggi Muka Air (TMA) hingga satu meter.
Selain merendam pemukiman warga, banjir dan longsor juga menyebabkan akses jalan nasional tertutup longsor di Bukit Pulai, Kecamatan Batang Kapas.
Penggunaan dinding penahan tanah sangat penting sebagai bangunan pelengkap jalan, oleh karena itu dalam perencanaanya harus sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia.
Dinding penahanan tanah adalah suatu kontruksi yang berfungi untuk menahan tanah lepas atau alami dan mencegah keruntuhan tanah yang miring atau lereng yang kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri.
Fungsi Dinding Penahan Tanah
Dinding penahan tanah berfungsi untuk menyokong tanah serta mencegahnya dari bahaya kelongsoran. Baik akibat beban air hujan, berat tanah itu sendiri maupun akibat beban yang bekerja di atasnya.
Jenis-Jenis Dinding Penahan Tanah
Berdasarkan untuk mencapai stabilitasnya, maka dinding penahan tanah dapat digolongkan dalam beberapa jenis yaitu Dinding Gravitasi, Dinding Penahan Kantiliver, Dinding Kontravot, Dinding Butters.
Saya sebagai salah satu warga di pesisir selatan khusus nya di batang kapas menurut saya sebelum dibangunnya dinding penahan tanah, bencana longsor sering kali terjadi ketika hujan turun, dan sejak dibangunnya dinding penahan tanah di pesisir selatan khususnya di batang kapas sendiri, sangat berdampak baik bagi daerahnya tersebut buktinya.
Ketika hujan turun bencana longsor sudah minim terjadi akibat dari pembangunan dinding penahan tanah tersebut, tetapi bukan berarti bencana tersebut sudah teratasi sepenuhnya, pasalnya di kecamatan batang kapas sendiri pembangunan dinding penahan tanah tersebut belum merata, harapan saya kepada pemerintah setempat supaya secepatnya memeratakan pembangunan dinding penahan tanah tersebut supaya bencana longsor sudah sepenuhnya teratasi dan tidak ada lagi bencana longsor kedepannya.