Inovasi Mahasiswa KKN UNAND Reguler I Tahun 2026 di Nagari Dilam, Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok: Optimalisasi Sistem Informasi Nagari Melalui Branding Media Sosial dan Pemanfaatan Saluran WhatsApp
Oleh : Edita Nugraha¹ , Verdi Akbar² , Adilatunnisa³ dkk.
¹²³ Universitas Andalas
Gambar 1: Proses Audiensi Sistem Informasi Nagari
Perkembangan teknologi saat ini membawa perubahan besar dalam cara masyarakat menerima dan menyebarkan informasi. Jika sebelumnya informasi lebih banyak disampaikan secara langsung melalui pertemuan atau pengumuman tertulis, kini media digital menjadi sarana yang lebih cepat dan mudah diakses. Media sosial seperti Instagram dan WhatsApp tidak hanya digunakan untuk komunikasi pribadi, tetapi juga dimanfaatkan oleh lembaga pemerintahan sebagai media informasi resmi. Nagari Dilam, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, juga memiliki potensi besar dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. Melihat pentingnya peran media digital tersebut, Mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) Periode I Tahun 2026 melaksanakan program kerja di bidang Sistem Informasi yang berfokus pada pengoptimalan branding media sosial Instagram serta pemanfaatan Saluran WhatsApp sebagai media penyebaran informasi resmi nagari agar lebih tertata, aktif, dan mudah dipahami masyarakat.
Program kerja ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Nagari Dilam dalam mengelola media sosial agar tampil lebih rapi, konsisten, dan menarik. Berdasarkan hasil pengamatan awal, tampilan unggahan media sosial nagari masih belum memiliki desain yang seragam dan belum tersusun secara terstruktur. Oleh karena itu, Mahasiswa KKN UNAND Periode I Tahun 2026 melakukan pendampingan dengan merancang template desain unggahan Instagram yang memiliki format tetap, mulai dari pemilihan warna, hingga tata letak tulisan. Template ini dibuat agar setiap informasi yang diunggah terlihat lebih profesional dan memiliki identitas visual yang jelas. Desain tersebut kemudian digunakan untuk berbagai jenis informasi, seperti pengumuman resmi nagari, dokumentasi kegiatan, informasi layanan masyarakat, serta ucapan hari besar. Selain itu, mahasiswa juga membantu mengatur penggunaan Saluran WhatsApp agar penyampaian informasi lebih terarah dan tidak menumpuk dalam satu waktu.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memudahkan perangkat nagari dalam menyebarkan informasi secara digital dengan cara yang lebih efektif. Dengan adanya desain yang konsisten dan menarik, masyarakat dapat lebih mudah mengenali informasi resmi dari Nagari Dilam. Tampilan yang rapi juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang disampaikan. Selain membangun citra positif nagari di media sosial, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada admin atau operator media sosial nagari. Mahasiswa memberikan pelatihan singkat mengenai cara menggunakan template desain, mengganti isi informasi sesuai kebutuhan, menulis caption yang sederhana dan jelas, serta mengunggah konten dengan waktu yang tepat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan admin nagari mampu mengelola media sosial secara mandiri setelah kegiatan KKN selesai.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama satu bulan masa KKN, bertempat di Kantor Wali Nagari Dilam dan secara daring apabila diperlukan. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama perangkat nagari untuk mengetahui jenis informasi apa saja yang sering disampaikan kepada masyarakat. Setelah itu, mahasiswa mulai menyusun konsep desain dan membuat beberapa contoh template yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan nagari. Mahasiswa juga turut membantu dalam proses dokumentasi kegiatan nagari, seperti pengambilan foto dan penyusunan narasi singkat sebelum dipublikasikan. Selama pelaksanaan program, sebanyak enam konten feed berhasil diunggah ke media sosial nagari dengan tampilan yang lebih rapi dan teratur dibandingkan sebelumnya. Seluruh template desain yang telah dibuat kemudian diserahkan kepada pihak nagari dalam bentuk file yang dapat diedit kembali, sehingga dapat digunakan untuk publikasi selanjutnya tanpa harus membuat desain dari awal.
Gambar 2: Hasil Pengelolaan Sistem Informasi Nagari
Hasil dari program kerja ini terlihat dari perubahan tampilan media sosial Nagari Dilam yang menjadi lebih terstruktur dan informatif. Pemerintah Nagari kini memiliki template desain siap pakai yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan informasi. Admin media sosial juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai cara mengelola akun Instagram dan Saluran WhatsApp secara efektif. Masyarakat pun dapat menerima informasi yang lebih cepat, jelas, dan mudah dipahami mengenai kegiatan maupun layanan nagari. Pendampingan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN UNAND Periode I Tahun 2026 memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan perangkat nagari dalam mengelola sistem informasi berbasis digital.
Sebagai penutup, program kerja Sistem Informasi yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) Periode I Tahun 2026 di Nagari Dilam merupakan langkah nyata dalam mendukung transformasi digital di tingkat nagari. Pengoptimalan media sosial Instagram dan pemanfaatan Saluran WhatsApp membantu penyebaran informasi menjadi lebih efektif, teratur, dan profesional. Program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa perbaikan tampilan media sosial, tetapi juga memberikan bekal keterampilan kepada perangkat nagari untuk mengelola informasi secara mandiri. Diharapkan template desain dan sistem pengelolaan yang telah dibuat dapat terus digunakan dan dikembangkan, sehingga sistem informasi Nagari Dilam tetap aktif dan bermanfaat bagi masyarakat di masa yang akan datang.