Pengumuman Hasil Tes PPPK 2023, BKD PSDM Kepahiang Masih Menunggu Petunjuk BKN
Kepahiang - Kabid Pengadaan Pegawai dan Pengembangan Karir pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD PSDM) Kabupaten Kepahiang, Dedi Erlan Jaya, Selasa (5/12/23) , kepada media ini mengatakan, jika saat ini pihaknya masih menunggu penyerahan nama peserta Tes PPPK 202 yang dinyatakan lolos dari BKN.
"Pengumuman kelulusan hasil tes PPPK 2023 akan berlangsung pada tanggal 6-15 Desember 2023. Bila nanti, pada hari pengumuman pertama yakni 6 Desember, pastinya kami masih menunggu petunjuk dari BKN," terang Dedi.
Lanjut Dedi, setelah kelulusan berakhir pada tanggal 15 Desember 2023, peserta yang berhasil akan melanjutkan tahapan pengisian Daftar Riwayat Hidup Nomor Induk (DRH NI) PPPK dari tanggal 16 Desember 2023 hingga 14 Januari 2024.
"Pengisian DRH NI dilakukan pada akun yang telah teregistrasi di laman https://sscndaftar.bkn.go.id/login," jelasnya.
Pengisian DRH NI disebutkan Dedi, akan ada beberapa tahap yang harus dilalui peserta, seperti :
1. Pengisian data perorangan : Berisi data-data seperti penulisan gelar, alamat domisili, hobi, dan data-data yang harus ditulis tangan.
2. Pengisian riwayat pendidikan dan riwayat kursus : Pendidikan akan otomatis muncul dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK.
3. Pengisian riwayat keluarga : Mulai dari ayah, ibu, saudara kandung, anak, pasangan, hingga mertua.
4. Pengisian riwayat organisasi (jika ada).
5. Unggah dokumen: Peserta diwajibkan untuk dua klik cetak DRH yang telah diisi sebelumnya.
Peserta bisa melakukan perubahan pengisian data sebelum klik Akhiri Proses Pengisian Data.
Diketahui, Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2023, telah memasuki babak akhir, pengumuman hasil seleksi yang sudah dilaksanakan masing-masing peserta dan formasi.
Kabupaten Kepahiang tahun 2023 mendapatkan kuota sebanyak 1.120 PPPK dengan rincian 330 formasi PPPK uru dan 790 Formasi PPK Nakes (tenaga Kesehatan).
Tahap awal, dari ribuan peserta yang mendaftar di Kabupaten Kepahiang, hanya ada 1.435 yang dinyatakan lolos administrasi.
Dari 1.435 peserta yang seharisnya mengikuti Computer Assisted Test (CAT), dikatahui ada 12 peserta dipastikan gugur, karena ke 12 peserta itu tidak mengikuti pelaksanaan CAT. (Carles)