Penataan Pantai Panjang Bengkulu, Pondok Pedagang Dibongkar, Disiapkan Gazebo Gratis
JurnalBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu kembali melakukan langkah tegas dalam menata kawasan wisata Pantai Panjang, khususnya di area Pasir Putih. Penertiban ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan estetika kawasan wisata andalan tersebut.
Sejumlah petugas gabungan dikerahkan untuk membongkar pondok-pondok milik pedagang yang dinilai sudah tidak layak serta mengganggu keindahan pantai. Penataan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya tarik wisata serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, tidak hanya dari Satpol PP, tetapi juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Asisten II Setda Kota Bengkulu, Sehmi Alnur, menjelaskan bahwa sebelumnya pemerintah telah memberikan tenggat waktu kepada para pedagang hingga setelah Lebaran untuk membongkar lapak secara mandiri. Meski sebagian besar telah kooperatif, masih ada pedagang yang bertahan sehingga dilakukan pembongkaran oleh petugas.
“Sebagian besar sudah kooperatif, namun masih ada yang bertahan. Hari ini kami bantu proses pembongkarannya agar penataan bisa segera berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyampaikan bahwa lahan yang telah dibersihkan tidak akan dibiarkan kosong. Pemerintah berencana membangun fasilitas gazebo gratis yang dapat dimanfaatkan oleh para pengunjung.
Proyek pembangunan gazebo tersebut akan didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai pihak, termasuk perbankan seperti Bank Bengkulu, OJK, BSI, dan BNI yang telah menyatakan kesiapan untuk berkontribusi.
Langkah ini diharapkan mampu menghilangkan kesan kumuh di kawasan Pasir Putih serta menghadirkan fasilitas yang lebih representatif bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Panjang.