Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Raih Lontar Awards 2025 dari Serikat Perusahaan Pers
JurnalBengkulu.com, Banda Aceh – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima penghargaan Lontar Awards 2025 dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) pada malam penganugerahan yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin malam (20/10/2025).
Acara bergengsi tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 SPS, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh pers nasional, anggota DPR RI dan DPRD, serta para bupati dan walikota dari berbagai daerah, termasuk Aceh dan provinsi lainnya.
Dalam kesempatan itu, Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Ia menilai, penghargaan ini bukan semata bentuk kehormatan pribadi, melainkan juga amanah bagi Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus menjalin sinergi dengan insan pers dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan media. Pers bukan hanya penyampai informasi, tapi juga pilar demokrasi, pengawal transparansi, dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Dedy.
Dedy juga menegaskan pentingnya peran media di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang saat ini dijalankan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan secara terbuka dan objektif kepada publik.
Sebagai catatan sejarah, Serikat Perusahaan Pers (SPS) didirikan pada 8 Juni 1946 di Yogyakarta oleh para tokoh dan pendiri perusahaan pers nasional dengan nama awal Serikat Penerbit Suratkabar (SPS). Organisasi ini menjadi wadah perjuangan menjaga kedaulatan Republik Indonesia melalui pers.
Pada Kongres XXIII SPS di Bali tahun 2011, organisasi ini bertransformasi dari sekadar wadah penerbit surat kabar menjadi organisasi yang menaungi seluruh perusahaan pers di berbagai platform media, sekaligus mengubah nama menjadi Serikat Perusahaan Pers.
Kini, SPS memiliki 30 cabang provinsi di seluruh Indonesia dengan total 569 anggota perusahaan pers, mayoritas berasal dari media arus utama yang telah berkembang ke berbagai platform digital.