Rohingya Terus Berdatangan, Pemerintah Tak Ambil Kebijakan
Penulis : Riva Hermita, Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Andalas
Warga pengungsi rohingya terus berdatangan ke Indonesia lewat jalur perairan dan tiba di Indonesia dengan jumlah yang banyak. Para pengungsi rohingya datang ke Indonesia sekitar 14 November 2023 dan terus berlanjut hingga 30 Desember 2023. Para pengungsi rohingya ini berlabuh di Sabang, Aceh. Hal ini membuat kerusuhan dan kekhawatiran warga Aceh terhadap pengungsi rohingya yang terus berdatangan dengan jumlah yang mencapai ribuan.
Rohingya adalah kaum minoritas Muslim yang bermukim di Myanmar dimana mayoritas penduduknya memeluk agama Buddha. Kewarganegaraan Rohingya tidak diakui di Myanmar sehingga menyebabkan banyak perlakuan buruk dan asusila yang dilakukan terhadap kaum rohingya ini. Banyak alasan-alasan yang mendorong warga rohingya ini untuk mengungsi ke negara-negara lain, salah satunya Indonesia dengan beranggapan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi serta kepedulian terhadap Hak Asasi Manusia.
Warga setempat terus menunggu kebijakan yang sekiranya akan dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi para pengungsi rohingya ini. Keberadaan pengungsi rohingya ini membuat kekhawatiran masyarakat Indonesia, mengingat jumlah mereka yang banyak hingga mencapai ribuan.
Sebagai rasa kemanusiaan, warga Aceh tetap memberikan berbagai macam bantuan kepada pengungsi rohingya mulai dari bantuan makanan hingga pakaian. Apakah Pemerintah menunggu hingga terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia dulu baru mulai untuk bertindak?
Adanya isu yang menyebutkan bahwa United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) meminta pulau pada pemerintah Indonesia untuk dijadikan tempat tinggal pengungsi rohingya. Hal ini sontak mendapat kritikan dari sejumlah masyarakat Indonesia.
Memberikan sebuah pulau pada pengungsi asing apakah masuk akal? Masih banyak masyarakat dari negara kita sendiri yang kekurangan secara finansial seperti tanah dan rumah. Diharapkan kepada pemerintah agar bisa mengambil kebijakan yang tepat dan tidak merugikan masyarakat sendiri. Tidak salah jika membantu dan memberikan uluran tangan, namun untuk menampung para pengungsi rohingya yang berjumlah banyak rasanya tidak tepat. Menimbang masih banyak permasalahan yang negara kita hadapi, mulai dari ketidakmerataan pembangunan hingga kesenjangan ekonomi yang masih terjadi dimana-mana. Apakah pemerintah tidak akan segera bertindak dengan pengungsi rohingya ini?