Pencegahan Stunting Terhadap Anak, Pemdes Brangan Mulya Sosialisasi Terhadap Ancaman Gizi Kronis
Mukomuko - Pencegahan stunting mendapat perhatian serius dari Pemerintah Desa (Pemdes) Brangan Mulya, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Langkah antisipasi terhadap ancaman kekurangan gizi kronis pada anak konsisten disosialisaikan pada seluruh elemen dan warga Desa Setempat.
Satu Satunya langkah melalui forum musyawarah percepatan penurunan stunting di tingkat desa yang dikemas dengan Rembug Stunting. Selain penanganan, fokus kegiatan yang digelar setiap Tahun nya, kegiatan sekali ini turut menyangkut langkah pencegahan. Para orang tua balita, kader posyandu, PKK, serta pihak Kecamatan dan Pendamping Desa dihadirkan dalam forum ini.
’’Dalam kegitan Rembug Stunting ini kami fokuskan pada pencegahan, karena di tahun 2025 lalu Desa Branggan Mulya zero stunting,’’ ungkap PJ Kepala Desa Beranggan Mulya, Wagimin, Senin (14/09/2026). Forum ini sekaligus mewujudkan komitmen pemdes dalam penanganan isu gizi buruk yang membayangi warga Desa Brangan Mulya ini.
"Seperti dalam gelaran Rembug Stunting pada Tahun 2025 lalu, faktor penyebab hingga kondisi keluarga berisiko dibeberkan pada warga agar ke dapat mencegah. Sehingga aspek asupan gizi, sanitasi, pola asuh, kesehatan ibu hamil, dan akses layanan kesehatan menjadi perhatian bersama.
"Dari situ, Pemdes Brangan Mulya turut menyusun rencana aksi pencegahan untuk ke depannya. Mulai dari program peningkatan edukasi gizi lewat kelas ibu balita, program pemberian makanan tambahan, monitoring tumbuh kembang anak, serta pendampingan ibu hamil berisiko.
’’Kami sepakat mengalokasikan anggaran desa untuk mendukung program pencegahan stunting, termasuk perbaikan fasilitas posyandu dan penguatan kegiatan edukasi masyarakat,’’ ujar Wagimin.
Monitoring, evaluasi, dan intervensi berkelanjutan terhadap pencegahan stunting bakal dilakukan secara bertahap. Sehingga diharapkan mampu mewujudkan generasi sehat dan bebas risiko stunting di Desa Brangan Mulya, tutupnya.(Rp)