Pemkot Bengkulu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Inflasi Tetap Terkendali di Angka 2,08 Persen
JurnalBengkulu.com, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara virtual, Senin (27/10). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Monitoring Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bengkulu.
Rakor rutin mingguan ini diikuti oleh Staf Ahli Pemkot Bengkulu Rosminiarty, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta sejumlah stakeholder dan jajaran Pemkot lainnya.
Seperti biasanya, rakor ini bertujuan memberikan atensi kepada daerah-daerah yang memiliki angka inflasi tinggi, sekaligus memaparkan langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam upaya pengendalian inflasi di tingkat daerah.
Upaya yang menjadi fokus antara lain memperkuat kerja sama antardaerah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar, serta melaksanakan operasi pasar murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Kabag Ekonomi Setda Kota Bengkulu, Dadi Hartono, menjelaskan bahwa Pemkot Bengkulu di bawah arahan Wali Kota telah melakukan berbagai intervensi untuk menekan angka inflasi.
“Alhamdulillah, inflasi kita masih dalam zona terkendali. Berdasarkan data September 2025, inflasi year on year (y-on-y) Kota Bengkulu tercatat sebesar 2,08 persen. Harga-harga kebutuhan pokok di lapangan juga relatif stabil,” ujar Dadi.
Ia menambahkan, Pemkot terus memperkuat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), melakukan monitoring harga harian di pasar, serta memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar.
“Berbagai program seperti pasar murah, operasi pasar, pengawasan lapangan, rapat koordinasi rutin, penyusunan roadmap TPID, hingga gerakan menanam di pekarangan rumah terus kita galakkan,” tambahnya.
Komitmen pengendalian inflasi ini, lanjut Dadi, telah membuahkan hasil positif. Dalam beberapa bulan terakhir, Kota Bengkulu bahkan sempat mengalami deflasi sebagai bukti efektivitas langkah-langkah yang telah dilakukan.