Mengembalikan Tradisi Balimau, Pembersihan Jiwa dan Raga untuk Menyambut Ramadhan di Minangkabau
Oleh : Avina Amanda, Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas.
Abstrak
Balimau merupakan Tradisi masyarakat di Minangkabau yang biasa di lakukan menjelang puasa Ramadhan,tradisi ini sebagai kepercayaan untuk membersihkan jiwa dan raga untuk menyambut Ramadhan. Tradisi ini melibatkan dengan cara pergi mandi ke sungai-sungai dengan menggunakan air limau,air limau merupakan air yang di campur dengan limau (jeruk) dan rempah rempah alami.
Cara menggunakan air limau adalah dengan cara limau atau rempah-rempah tadi di rebus,setelah itu barulah kita basahi tangan kanan,kaki kanan,kaki kanan,kaki kiri,lalu membasuhi ubun-ubun dan badan.
Tradisini ini adalah sebuah kebiasaan masyarakat minangkabau sebelum menyambut bulan suci Ramadhan.
Kata kunci : balimau,pembersih,jiwa raga untuk menyambut bulan Ramadhan
Abstrack
Balimau is a community tradition in Minangkabau which is usually carried out before the Ramadan fast, this tradition is believed to cleanse the body and soul to welcome Ramadan. This tradition involves going to bathe in rivers using lime water. Lime water is water mixed with limes (oranges) and natural spices. The way to use lime water is by boiling the limes or spices, after that we wet the right hand, right foot, right foot, left foot, then wash the crown and body. This tradition is a custom of the Minangkabau people before welcoming the holy month of Ramadan.
Keywords: balimau, cleaning, body and soul to welcome the month of Ramadan
Membicarai tentang sumatra barat,sumatra barat termaksud minangkabau memiliki banyak tradisi tradisi yang telah di buat oleh nenek moyang pada zaman dahulunya.Biasaanya tradisi tradisi ini sangat penting dan mempunyai arti-arti yang tertentu dan memiliki makna spritual.Banyak nya tradisi tradisi spritual di minangkabau yang banyak di percayai,ada salah satu tradisi di minangkabau yang memiliki makna dan manfaat yang sangat berbeda.Yaitu adalah balimau,balimau merupakan tradisi di minangkabau yang di laksanakan sebelum puasa Ramdhan.berikut pengertian balimau.
Balimau adalah sebuah tradisi di minangkabau yang Turun termurun yang di buat oleh nenek moyang kita dilakukan sebelum puasa ramadhan,balimau ini juga disebut sebagai mensuci kan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Balimau berasal dari kata limau,yang berarti jeruk atau bahan bahan alami yang di gunakan untuk proses pemandian .Praktik ini juga sebagai ritual yang biasa di lakukan oleh masyarakat Minangkabau sebelum bulan Ramadhan,biasanya balimau ini dilakukan 1 hari sebelum puasa Ramadhan. Dahulunya masyarakat minangkabau balimau dengan cara berjalan kaki untuk mandi ke sungai,tidak saja orang tua bahkan anak-anak pun bersemangat untuk melakukan balimau di sungai.Balimau itu tradisi mandi pakai air yang dicampur jeruk limau atau wewangian lain yang biasa dilakukan orang Minang sebelum Ramadan. Ini bukan Cuma sekadar mandi biasa, tapi punya makna lebih dalam sebagai simbol membersihkan diri sebelum masuk bulan suci. Biasanya, orang-orang rame-rame pergi ke sungai, pancuran, atau tempat pemandian umum buat balimau, jadi sekalian ajang silaturahmi dan saling memaafkan sebelum mulai puasa.
Dalam sudut agama,balimau adalah hukumnya sunat.” Apabila di kerjakan bepahaala,di tinggalkan tidak apa-apa”.Hanya hal balimau ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat Minangkabau untuk menyambuat bulan suci Ramadhan.
Di masing-masing daerah termaksud persisir selatan terdapat berbagai macam nama balimau seperti balimau Paga,balimau turun ke air,dan lain lainnya. Meskinpun memiliki nama yang berbeda akan tetapi istilah dan cara balimau pun sama. Balimau juga sebagai lambang pensucian diri untuk menyambut bulan suci ramadhan.
Tradisi balimau ini sudah ada sejak dulu nya,karena budaya Minangkabau sangat menjujung tinggi kesucian dan ke agamaan. Dalam konteks balimau ini juga termaksud dalam kaitan dengan islam yaitu “ kebersihan sebagian dari iman”.Balimau ini juga bisa dikatakan ritual wajib bagi masyarakat minangkabau. Bagi pengantin baru di Minangkabau biasanya membawa limau bakapak untuk di antarkan ke rumah mertuanya.
Mandi balimau terdapat beberapa cara di antaranya :
1. Persiapan Bahan-Bahan Alami
2. Sebelum melaksanakan balimau, masyarakat terlebih dahulu menyiapkan berbagai bahan alami yang akan digunakan dalam proses mandi ini. Beberapa bahan yang umum digunakan meliputi:
°Jeruk limau atau jeruk nipis: Buah ini mengandung minyak atsiri yang tidak hanya memberikan aroma segar, tetapi juga dipercaya mampu membersihkan tubuh dari kotoran serta memberikan efek menenangkan.
°Bunga-bungaan: Seperti mawar, kenanga, atau melati yang ditambahkan ke dalam air untuk memberikan keharuman alami.
Air dari sumber alami: Biasanya berasal dari sungai, mata air, atau pancuran yang dianggap memiliki kesegaran serta makna kesucian.
3. Mandi di Tempat Umum atau Sungai
4. Setelah semua bahan telah disiapkan, masyarakat beramai-ramai menuju sungai atau tempat pemandian umum untuk melaksanakan balimau. Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama-sama dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.
Adapun tujuan dari balimau sebagai berikut
1. Mensucikan diri = sebagai keyakinan bahwa akan dengan senang menyambut bulan suci Ramdhan , oleh karena itu sebelum menyambut bulan suci ramadhan para nenek moyang di Minangkabau di anjurkan untuk balimau. Melambangkan bahwa kesucian sebelum menyambut bulan suci ramadhan.
2. Silahturahmi = kegitan ini juga menjadi ajang untuk berkumpul sanak saudara yang dari rantau. Selain itu tradisi silahturahmi ini tidak hanya untuk mempererat dengan saudara melainkan dengan para tentangga dan yang sempat terputus.
3. Memenang Nilai tradisi = Tradisi balimau di minangkabau diwariskan secara turun temurun dan harus di jaga. Sejak dahulu zaman nenek moyang lah adanya tradisi balimau ini.Maka balimau harus di turunkan kepada anak anak atau remaja zaman sekarang agar tradisi balimau tidak hilang.
4. Memohon ampun : Tradisi ini juga sebagai memohon ampun kepada allah SWT dan sekalian mensucikan diri,dan saling memaafkan satu sama lain.dan juga sebagai tanda akan menyambutnya bulan ramadhan. Menyambut bulan suci ramadhan sangat di anjurkan untuk saling bermaaf-maafan. Karna di bulan suci Ramdhan adalah bulan yang penuh ampunan
Tradisi balimau sangat berperan penting untuk di ketahui oleh para anak muda sekarang,pada zaman sekarang anak-anak muda Cuma tau “balimau” itu mandi si kolam,sungai pada menyambut bulan suci ramadhan,dan kurang nya minat menggunakan “Limau”. Maka pentinglah Balimau ini di ajarkan kepada anak anak mudah zaman sekarang agar budaya minagkabau yang telah lama di buat oleh para nenek moyang tidak hilang begitu saja.
Ada pun banyak nilai kebaikan dalam tradisi Balimau. Sesuai ajaran agama, umat Islam harus Menyucikan hati dan diri dari segala dosa. Salah Satunya dengan saling bermanfaat satu sama lainnya.
Kesimpulan :
Jadi, balimau itu bukan sekadar mandi biasa, tapi tradisi yang punya makna mendalam bagi masyarakat Minang. Selain buat membersihkan diri sebelum Ramadan, balimau juga jadi momen untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Walaupun sekarang ada pro dan kontra soal cara pelaksanaannya, inti dari tradisi ini tetap sama, yaitu menyucikan diri lahir dan batin supaya lebih siap menjalani ibadah puasa.Karena balimau adalah tradisi minangkabau yang sering di laksanakan masyarakat Minangkabau sebelum memasuki bulam suci Ramdhan.Balimau tidak hanya memsucikan diri tetapi juga sebagai memohon ampun kepada allah atas kesalahan kita,dan juga sebagai menyambuat bulan suci ramadhan dengan hati yang tenang tanpa ada nya dendam kepada siapapun.