Ketua DPRD Bengkulu Ajak Masyarakat Ramaikan Festival Tabot 2026
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, mengajak seluruh masyarakat Bengkulu dan wisatawan dari berbagai daerah untuk turut meramaikan Festival Tabot 2026 yang akan digelar pada 16 hingga 26 Juni 2026. Festival budaya dan religi terbesar di Bengkulu tersebut menjadi momentum penting dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah.
Menurut Sumardi, Festival Tabot bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Bengkulu yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan bersama-sama menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 10 hari tersebut.
“Festival Tabot adalah kebanggaan masyarakat Bengkulu. Mari kita ramaikan dan jadikan momentum ini sebagai ajang memperkenalkan budaya daerah kepada wisatawan dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara,” ujar Sumardi.
Festival Tabot diselenggarakan setiap 1 hingga 10 Muharram dalam kalender Hijriah sebagai bentuk penghormatan dan mengenang perjuangan serta wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib, di Padang Karbala. Seiring perkembangan zaman, tradisi sakral tersebut kini dipadukan dengan berbagai atraksi seni, budaya, pameran, bazar UMKM, dan hiburan rakyat yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan ratusan ribu wisatawan hadir pada Festival Tabot 2026. Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Dengan semangat kebersamaan, Sumardi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama pelaksanaan Festival Tabot 2026 agar perhelatan budaya kebanggaan Bengkulu ini berlangsung sukses dan semakin dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional. (Adv)