Festival Tabot 2020 Hanya Ritual Saja
Jurnalbengkulu.com - Budaya tabot sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat Bengkulu khususnya. Dikarena pandemi covid-19, untuk pelaksanaan tabot tahun 2020 ini belum bisa dilaksanakan. Keputusan ini diambil karena kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah dengan Kerukunan tabot dan Keluarga Tabot Budaya Bengkulu, yang bisa dilaksanakan pada tabot ini yaitu hanya ritualnya saja.
Kepala Dinas Pariwisata Irsan Setiawan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga Kerukunan Tabot dan Keluarga Tabot Budaya Bengkulu setelah mendengarkan paparan dari gugus tugas, dari Direktur Rumah Sakit, dan Ketua IDI, termasuk juga pihak keamanan, dan kasat Intelkam Polres, dan juga dari BPBD.
"Hasil dari keputusan yang disampaikan oleh mereka bahwa kondisi Kota Bengkulu untuk melaksanakan event-event yang seperti tabot ini belum bisa kita lakukan. Dan Alhamdulillah juga keluarga Kerukunan Tabot dan Keluarga Tabot Budaya Bengkulu menerima ini, dan kita sepakat bahwa pelaksanaan tabot tahun 2020 hanya melaksanakan ritual nya saja," ungkapnya.
Ritualnya ini juga jelas Irsan mereka harus sampaikan pelaksanaannya kepada tugas-tugas terlebih dahulu gugus tugas akan melaporkan izin ke pihak keamanan, supaya mereka mendapatkan izin untuk melaksanakan Ritual Tabot itu."Sekarang kita lagi mencoba juga khusus untuk pembukaannya kita Buatlah Zoom meating jadi mereka di keluarga mereka masing-masing, pembukaannya nanti Pak Gubernur, Kadis Pariwisata, dan Keluarga rukun Tabot nanti diadakan di gedung daerah. Sehingga mereka dapat mendengarkan arahan dari pak Gubernur untuk pelaksanaan tabot 2020.
Tabot tetap menjadi kebudayaan Kota Bengkulu jelas Kadis Pariwisata, "untuk tetap menjaga kebudaya ini, sehingga pandemi ini kita bisa putus mata rantainya. Karena tidak dilakukan pengumpulan masa dan Bengkulu jadi aman,".
Dalam pelaksanaan Zoom meating ini nanti apakah pihak dari kementrian akan di undang juga apa tidak tanya wartawan Tuntasonline.com pada Kadis Pariwisata. Kamis, (23/7/2020)
"Kalau pihak Kementerian saat ini kita masih jajaki, ini kan baru ide, dan nanti selesai rapat apakah pihak Kementerian nanti kita undang, kalau memang tidak ya cukup kita orang Bengkulu saja," ungkapnya.
Kalau untuk pelaksanaannya itu Sambung Irsan ya yang saya katakan tadi. Untuk pelaksanaannya kita belum tahu kapan karena, mereka belum mengatakan berapa hari pelaksanaannya.
"Kalau tidak salah ya kalau di jadwalnya itu ada 4 tahapan yang akan mereka lakukan tapi tahapan ini harus mendapat rekomendasi dulu dari gugus tugas nah boleh atau tidak Nanti dari gugus Tugas 4 tahapan ini," pungkas Kadis Pariwisata ini. (TO)