Analisis Peran Generasi Muda dalam Pemilu 2024
Oleh: Vivi Desrianti Putri, Mahasiswa Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas
Pemilu atau yang biasa disebut pemilihan umum, merupakan proses demokratis untuk memilih wakil rakyat atau pejabat pemerintahan secara langsung oleh Masyarakat dalam suatu negara. Tujuan dari pemilu adalah menciptakan sistem pemerintahan yang sesuai dengan kehendak rakyat, menjaga prinsip-prinsip demokrasi yaitu dari rakyat,oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kemudian dapat mendorong partisipasi politik warga negara dan memastikan bahwa pemimpin yang terpilih mewakili kepentingan dan aspirasi Masyarakat secara luas dengan menerapkan asas pemilu yang "LUBER JURDIL" sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang RI No 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum atau yang biasa disebut dengan UU pemilu.
Pemilu di Indonesia pertama kali diselenggarakan pada tahun 1995, setelah proklamasi kemerdekaan. Sementara pemilu terakhir telah dilaksanakan pada tahun 2019 lalu. Sedangkan pemilu selanjutnya akan diselenggarakan pada tahun 2024 tepatnya pada 14 Februari 2024. Pada pemilu 2024 ini KPU telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden Indonesia yaitu pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, serta Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Tiga calon presiden dan wakil presiden yang telah ditetapkan mulai gencar melakukan kampanye kepada Masyarakat yang ada di Indonesia.
Berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2024 yang ditetapkan oleh KPU pemilih akan di dominasi oleh kelompok milenial atau Gen Z. Itu artinya generasi muda memiliki peranan yang penting dalam pelaksanaan pemilu mendatang. Maka, penting bagi generasi muda untuk memahami sistem politik dan segala hal yang berkaitan dengan politik sebab generasi muda lah yang akan menentukan arah bangsa ke depannya dengan segala dinamika yang ada. Keterlibatan generasi muda merupakan suatu keharusan guna menyukseskan pesta demokrasi yang diyakini sebagai gerbang strategis menuju indonesia emas 2045,
Dalam pemilu 2024 generasi muda memiliki peran strategis dalam hal memberikan gagasan dan ide kepada pemerintah atau pemangku kepentingan, bekerjasama dengan penyelenggara pemilu, dan ikut mengawasi pemilu untuk mewujudkan pemilu yang adil dan berkualitas. Sebagai pemilih pemula yang cerdas, generasi muda dapat melakukan beberapa hal yang dapat menjadi trik khusus dalam menentukan pilihan pada pemilu 2024 yaitu mencari informasi terkait calon pemimpin atau capres dan cawapres melalui internet atau media social. Riwayat hidup dari calon pemimpin dapat dijadikan patokan dalam melihat cara memimpin, prestasi, ataupun kebijakan yang telah dilakukan sebelumnya. Hal yang tidak kalah penting dalam menentukan pilihan terhadap calon pemimpin adalah melihat visi dan misi yang mereka sampaikan. Visi dan misi dapat dikatakan bagus dan baik jika sesuai dengan kebutuhan Masyarakat dan dijamin dapat di realisasikan kedepannya. Selanjutnya, sebagai generasi muda kita harus mampu meminimalisir kecurangan pemilu dengan cara mengawal penuh jalannya pemilu dengan cara melakukan Gerakan serta Tindakan yang dapat meminimalisir kecurangan pemilu seperti penyalahgunaan data, pelanggaran kampanye, dan lain sebagainya.
Dengan adanya generasi muda yang paham dan mengerti politik, aktif ikut serta dalam memperhatikan jalannya pemilu, serta cerdas dalam menentukan pilihan maka,akan terwujudnya pemilu yang sehat, bermartabat, dan demokratis. Sehingga akan terpilihnya pemimpin yang baik dan berkualitas dan dapat mewujudkan kepentingan rakyat kedepannya.