Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Merger OPD Langkah Strategis Efisiensi Birokrasi
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa rencana merger sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Bengkulu untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi.
Dedy menjelaskan, kebijakan penggabungan OPD tersebut tidak muncul secara mendadak, melainkan telah melalui pertimbangan panjang dan merupakan respons atas tantangan fiskal serta kebutuhan penataan birokrasi yang lebih adaptif.
“Ini sudah lama memang. Karena pertama menyangkut efisiensi. Jadi efisiensi ini Kepala Daerah mulai Gubernur, Walikota, Bupati harus melakukan sebuah pola agar bagaimana efisiensi ini maksimal, sehingga anggarannya bisa untuk membangun jalan, drainase, lampu dan lain-lain,” ujar Dedy kepada awak media, Rabu (26/11).
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan struktur kelembagaan yang lebih ramping agar anggaran dapat difokuskan pada pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. Kajian teknis juga tengah dilakukan untuk menentukan OPD mana yang layak digabungkan dan mana yang tidak memungkinkan disatukan.
“Salah satunya caranya ialah dengan penggabungan OPD. Tetapi ini kan ada kajian. Kemudian OPD apa saja yang bisa disatukan dan ada beberapa OPD yang memang tidak bisa disatukan. Ini semua tujuannya adalah untuk efisiensi,” tutup Dedy.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan mampu menjawab tantangan fiskal di masa mendatang.