Viral Pesan WhatsApp, Warga Trans Tanjungan dan Batuliman Terkonfirmasi Covid-19
Lamsel, Jurnalbengkulu.com - Warga desa Trans Tanjungan,Kecamatan Katibung, dan Desa Batuliman serta tetangga Desa khususnya dihebohkan dengan beredarnya pesan singkat WhatsApp yang memperingatkan warga masyarakat agar tidak mendekat ke dua Desa tersebut gagara diduga kuat ada muda mudi yang terinfeksi Covid-19.
Hebohnya masyarakat bukan didua Desa tersebut melainkan desa-desa dikecamatan lain seperti desa-desa di Kecamatan Sidomulyo,Kecamatan Candipuro,Way Sulan dan lainnya,semua merasa was-was atas informasi via pesan whatsApp.
Untuk memperjelas info tersebut Jurnalbengkulu mencoba menghubungi Sudiro Sekdes Desa Batuliman namun telp nya non aktif, begitupun sms via WA nya gak di buka" termasuk Sekdes Desa Trans Tanjungan, Winarni, terkirim namun didiamkan saja tidak memberi informasi atas pertanyaan dari wartawan, ada apa dengan para Sekdes yang enggan membalas, memberi info terkait ada warganya yang viral di group WA terkonfirmasi positif Covid-19?
Wa'alhasil Untuk mendapat informasi yang akurat atas beredarnya pesan WA terhadap dua muda mudi terkonfirmasi Covid-19 Kades Batuliman Mugeno dapat dihubungi, dan memberi info demikian jawaban nya,"sehubungan dengan warga kami bernama Arman (nama samaran,Red) yang infonya terinfeksi Virus Corona 19 perlu kami jelaskan bahwa yang bersangkutan masih dalam dugaan belum dapat disimpulkan positif Covid karna baru beberapa hari ada kontak dengan pacarnya warga Trans Tanjungan yang positif Covid-19, jadi untuk sementara Desa Batuliman tidak ada yang Covid 19 sebagaimana yang telah beredar di FB maupun di group WhatsApp.kita tunggu selama 15 kedepan, dan untuk mengantisipasi rumah Arman dan sekitarnya telah kami sterilkan dengan penyemprotan Disinfektan termasuk jalur-jalur Arman mencari rumput pakan ternaknya.
Kronologisnya SP warga Dusun Tegal Rejo Trans Tanjungan usia 17 tahun bekerja di Bandar Lampung sebagai asisten rumah tangga diduga terinfeksi Corona Virus karna majikan nya positif Covid-19 ,karna majikan SP ini positif, SP ini juga sedang dalam pemeriksaan, nah dalam menunggu hasil lab nya SP minta Arman (pacarnya) nengantar pulang ke Desa Trans Tanjungan dengan alasan kengen, dalam perjalanan pulang inilah SP menceritakan kalau dirinya terinfeksi Covid-19.
Setelah mengantar pulang SP disusun Tegal Rejo,Desa Trans Tanjungan, Arman langsung pulang kerumahnya di Batuliman dan keesokan harinya kembali ke Bandar Lampung.
Setelah kembali ke Bandar Lampung dan menceritakan kepada teman sekerjanya perihal SP yang diduga terpapar Covid 19, atas dasar ucapan Arman ia disarankan pulang untuk memeriksakan diri.
Namun pengakuan Arman ia diam saja dirumah karna tidak mempunyai biaya untuk memeriksakan diri ,saat ini Arman sekeluarga sudah di Isolasi di rumahnya dengan dipantau secara intensif oleh Kadus,Rt dan Hansip ,apa keperluan nya Arman tinggal telp semua biaya keperluan nya sehari-hari Desa yang menanggung, termasuk yang mencarikan rumput pakan ternaknya,warga yang mencarikanya! Saya sebagai kepala desa menghimbau agar semua warga Desa Batuliman selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan pergunakan masker setiap saat ," demikian Kades Mugeno.
Penelusuran wartawan di Desa Trans Tanjungan memperoleh info bahwa SP selama beberapa hari dirumah telah main kemana-mana, SP dijemput tim medis karna telah selesai pemeriksaan Lab nya ia terkonfirmasi positif Covid 19 dan telah dijemput untuk pemeriksaan lebih lanjut di Bandar Lampung.(Andy)