Target Emas Mulai Digeber, 6 Pegulat Bengkulu Ditempa Menuju PON 2028
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Semangat para pegulat Bengkulu dalam menjalani program latihan mendapat apresiasi dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Provinsi Bengkulu.
Bahkan, dari hasil pemantauan langsung ke venue latihan gulat di Bumiayu, Senin (31/8/2026), program latihan cabang olahraga (cabor) gulat dinilai menjadi salah satu yang paling baik.Sekretaris Tim Monev KONI Provinsi Bengkulu, Hopalara, M.Pd., mengatakan antusiasme atlet dalam menjalani latihan menjadi salah satu catatan positif yang mereka temukan di lapangan.
“Kami tim monev memberikan apresiasi pada atlet gulat yang antusias melakoni latihan. Dari monev yang kita jalani, program latihan gulat paling oke,” tegas Hopalara.
Rombongan Tim Monev sengaja datang ke tempat latihan sesuai agenda yang sebelumnya telah dikoordinasikan bersama pelatih gulat Bengkulu, H Subki.
Kunjungan tersebut bertepatan dengan jadwal latihan fisik atau latihan beban para pegulat. Tim Monev melihat langsung bagaimana para atlet menjalani program yang telah disusun pelatih.Hopalara yang juga menjabat Kabid Pembinaan Prestasi KONI Provinsi Bengkulu mengungkapkan, saat ini terdapat enam pegulat yang masuk dalam program pembinaan KONI Bengkulu.
Jumlah tersebut, kata dia, masih terbatas karena menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Namun demikian, KONI melihat adanya potensi besar dari para pegulat tersebut. Bahkan, dua di antaranya dinilai memiliki peluang untuk menyumbangkan medali emas.
“Kami berjanji, tahun 2027 kelak akan diupayakan atlet binaan di cabor gulat bisa bertambah lagi, tentu dengan kondisi dana yang tersedia,” ujarnya.
Khusus menghadapi Babak Prakualifikasi PON 2027, enam pegulat yang saat ini dipersiapkan menuju panggung PON akan menjadi bagian dari atlet binaan KONI.
Hopalara optimistis target prestasi tinggi dapat diwujudkan apabila semangat latihan yang ditunjukkan para atlet terus dipertahankan.
“Saya yakin, melihat semangat serta latihan para pegulat, potensi emas bisa terwujud,” katanya.
Latihan Lima Kali Sepekan, Target Mulai Dibentuk
Sementara itu, Pelatih Kepala Gulat Bengkulu, H Subki, mengatakan persiapan anak asuhnya dilakukan secara intensif.
Dalam sepekan, para pegulat menjalani latihan sebanyak lima kali. Program tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Bali pada Oktober mendatang, tetapi juga sebagai bagian dari persiapan menghadapi Babak Prakualifikasi PON 2027.
“Intensitas latihan para pegulat kita tingkatkan. Karena cabor gulat salah satunya cabor yang masuk potensi emas oleh KONI. Jadi anak-anak harus disiapkan lebih matang guna mewujudkan target itu,” ujar Subki.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada KONI Provinsi Bengkulu yang telah memasukkan enam pegulat dalam program pembinaan.
“Terima kasih kepada KONI Bengkulu yang memasukkan enam pegulat jadi binaan KONI,” tutupnya.