Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Dukung Pinjaman Rp750 Miliar, Infrastruktur 2026 Harus Tetap Berjalan
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Juhaili, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tahun 2026 harus tetap berjalan dan setiap kabupaten/kota di Bengkulu minimal mendapatkan satu kegiatan pembangunan.
Menurut Juhaili, saat ini Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu masih menunggu perkembangan proses pekerjaan yang telah direncanakan pemerintah daerah, termasuk memastikan apakah proyek-proyek tersebut sudah memasuki tahap lelang atau belum.
“Setiap kabupaten dan kota minimal harus mendapatkan satu kegiatan pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Saat ini kami masih menunggu informasi pekerjaan yang direncanakan itu apakah sudah dilelang atau belum,” kata Juhaili.
Juhaili mengungkapkan, salah satu persoalan yang saat ini menjadi perhatian adalah sisa tanggungan pembayaran pekerjaan tahun 2025 yang nilainya cukup besar, mencapai sekitar Rp170 miliar.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah mencari langkah strategis untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, salah satunya melalui rencana pinjaman ke BJB (Bank Jawa Barat dan Banten) sebesar Rp750 miliar.(Adv)