Dampak covid-19, Petani di Kaur Keluhkam Hasil Kebun Anjlok
Jurnalbengkulu.com, Kaur - Sejak tersebarnya Pademi covid-19 dan anjuran pemerintah untuk diam di rumah, hal ini berdampak ke penghasilan petani. Jika tadinya harga kopi Rp 21 ribu per kilo, sekarang ini hanya RP 16 ribu per kilo gram, Begitu juga karet turun sampai 50%.
Kepala Desa Bukit Indah yang di sapa Sarnak berharap "cukup lah haraga petani saja kena corona, mudah-mudahan msayarkat pntani tidak".
"Saat ini kondisi petani benar-benar sulit, harga jual hasil hutan murah, kebutuhan banyak, hutang dengan bosnya banyak, mau bilang apa lagi!", tandasnya.
Senada di sampaikan Wagimin, warga desa Tri jaya Kecamatan Nasal, berharap agar isu dan pirus corona ini cepat berakhir. "karena isu ini menjadi momok bagi warga kami yang awan, apalagi saat ini harga jual hasil tani murah, utang banyak, kebutuhan tetap banyak, beruntung sama bos tidak di hutang". keluhnya. (mrjhon)