Serap Ribuan Tenaga Kerja, BSPS Harap Terus Berlanjut Hingga 2020

Jurnalbengkulu.com - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak hanya dirasakan manfaatnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka meningkatkan kualitas rumahnya dari tidak layak huni menjadi rumah layak huni. Tetapi, program BSPS yang sudah bergulir sejak beberapa tahun silam ini juga sangat dirasakan manfaatnya bagi tenaga kerja, khususnya para tukang bangunan.
Di tahun 2019 ini saja untuk Provinsi Bengkulu mendapat kuota program BSPS sebanyak 3.750 unit rumah. Jika masing-masing rumah tersebut memperkerjakan satu orang tukang, artinya sudah 3.750 orang tukang yang terserap. Bayangkan, kalau satu rumah sampai 2 atau 3 orang tukang pekerja, maka jumlah pekerjanya bisa mencapai 2 kali lipat.
Tidak hanya dari sektor tenaga kerja tukang saja, BSPS juga ternyata turut membantu membangkitkan perekonomian masyarakat dari sektor pertambangan galian C dan toko bangunan. Jika selama ini, geliat dari sektor pertambangan tersebut kebutuhannya melonjak hanya pada saat musim proyek pemerintah, biasanya antara Juni sampai November .
Dengan adanya program BSPS ini aktivitas pertambangan sejak awal tahun kebutuhannya cukup tinggi. Karena tingginya kebutuhan material dari sektor pertambangan galian C ini, artinya kebutuhan pekerja tambang juga ikut meningkat. Begitu pula dengan toko bahan bangunan skala menengah yang bekerja sama dengan masyarakat penerima bantuan (PB), sebagai penyuplai bahan material, dengan adanya program BSPS ini toko bahan bangunan tersebut jadi terangkat.
Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli (TA) Konsultan Managemen (KM) Provinsi Bengkulu, Affan Jauhari, SE mengaku bersyukur. Karena, dampak dari program BSPS ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan, tetapi ternyata dampaknya lebih luas lagi, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur. Karena dengan adanya program BSPS di Provinsi Bengkulu mampu menyerap ribuan tenaga kerja dan juga turut meningkatkan sektor perekonomian masyarakat,” ujar Affan.
Affan berharap, apa yang sekarang sudah berjalan dengan baik bisa dipertahankan dan ditingkatkan serta bisa terus bermanfaat untuk masyarakat. Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh Koordinator Fasilitator dan Tenaga Fasilitator Lapangan agar dapat bekerja sesuai dengan aturan, begitu juga dengan masyarakat penerima bantuan serta pihak-pihak yang bekerja sama agar dapat menjalankan program BSPS ini sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan.
“Semoga saja tahun 2020 nanti program BSPS di Provinsi Bengkulu masih tetap berlanjut dan bisa bermanfaat bagi masyarakat kita di Provinsi Bengkulu ini,” tukas Affan.( Bsps Provinsi Bengkulu)