Peduli Disabiltas, Kampung Dongeng Raflesia Bengkulu Berbagi Keceriaan
Jurnalbengkulu.com - Dalam rangka Hari Disabilitas Nasional, Kementerian Sosial RI melalui DInas Sosial Provinsi Bengkulu dan Dinas Sosial Kota Bengkulu melaksanakan Forum Komunikasi Keluarga Anak Dengan Disabilitas,yang dipercayakan sebagai pelaksana Kampung Dongeng Raflesia Bengkulu.
Kegiatan kali ini diselenggerakan di SLB Dharma Wanita Lingkar Timur Kota Bengkulu,Jumat 20/12/2019.
Berbicara soal Disabilitas, kita perlu melihatnya dari berbagai aspek. Seperti sosial, agama, pendidikan dan sebagainya. Tidak boleh memandang mereka hanya dari sebelah mata. Sebab dibalik ketidaksempurnaan mereka, terdapat kelebihan-kelebihan bahkan melebihi kemampuan setiap orang yang normal lainnya. Suatu kewajiban setiap orang menunjukkan kepedulian terhadap kaum Disabilitas.
Seperti yang tunjukkan kelompok Kampung Dongeng Raflesia Bengkulu ini tak lain dengan tujuan menggelar beberapa kegiatan seperti menggambar, bernyanyi, membuat kerajinan hingga mengadakan beberapa game untuk penyandang Disabilitas.
Ketua Kampung Dongeng Raflesia Bengkulu Lucya Agustien Mengatakan untuk teruslah bersyukur karena tidak semua orang mendapatkan kesempurnaan dan kesempatan seperti yang kita miliki. Untuk mencoba memahami dan berbicara dengan hati saya pun terharu dan bangga bisa mengenal kalian.
"Mereka anak istimewa dan luar biasa, Sentuh hati mereka dengan ketulusan dan lihat keajaiban, keakraban itu akan hadir diantara kita. Mereka lebih peka dari pada anak lainnya, kami Kampung Dongeng Raflesia bangga menghadirkan keceriaan ini untuk mereka," Ujar Lucya.
"Terima kasih juga kepada Pihak Dinas SosiaL Provinsi dan Kota Bengkulu atas kepercayaanynya kepada kita semua untuk memberikan sebuah makna untuk memberikan keceriaan kepada mereka melalu Kampung Dongeng Raflesia Bengkulu," Imbuhnya.
Sementara itu, Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Iskandar ZO sangat mengapresiasi aksi yang dilakukan Kampung Dongeng Raflesia tersebut. Terlebih pihaknya sangat mendukung atas kepeduliannya terhadap penyandang Disabilitas.
Dirinya pun berharap, ada keahlian, keterampilan dari pihak Kampung Dongeng Raflesia ditransfer kepada penyandang Disabilitas. Sebab hal tersebut sangat berguna bagi kaum Difabel.
"Kita sangat apresiasi kegiatan Forum Komunikasi Keluarga dilakukan oleh Kampung Dongeng raflesia ini, semoga mereka juga bisa mentransfer keahlian dan keterampilannya kepada penyandang Disabilitas,"sampainya.
Untuk Diketahui, Hari Penyandang Cacat Internasional atau Hari Difabel Internasional adalah peringatan internasional yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1992 dan diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang cacat.
Setiap 3 Desember, dunia memperingati Hari Disabilitas Internasional untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Di Indonesia sendiri, komitmen pelaksanaan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas terwujud dalam lahirnya UU 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Redaksi




