Gubernur Bengkulu Temui Menteri PKP, Dorong Percepatan Program Perumahan di Bengkulu
JurnalBengkulu.com, Jakarta - Gubernur Helmi Hasan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan bertemu langsung dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Wisma Mandiri II Lantai 21, Jakarta Pusat, Senin (26/1). Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendorong percepatan dan pemerataan program perumahan di Bengkulu agar lebih berpihak kepada masyarakat kecil.
Dalam pertemuan itu, Gubernur menegaskan bahwa Bengkulu memiliki peran besar dalam sejarah bangsa Indonesia, namun kerap belum mendapatkan perhatian yang sepadan dalam berbagai program pembangunan nasional, termasuk sektor perumahan. Ia menilai, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki melalui sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Bengkulu sangat berjasa bagi Indonesia. Tidak akan ada Indonesia tanpa Bengkulu, karena putri penjahit bendera Merah Putih merupakan putri asli Bengkulu. Namun faktanya, Bengkulu sering kali dilupakan dalam berbagai program pemerintah,” tegas Helmi Hasan.
Melalui pertemuan tersebut, Helmi Hasan berharap Kementerian PKP dapat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan perumahan di Bengkulu, sekaligus menindaklanjutinya dengan kunjungan langsung ke daerah. Menurutnya, kehadiran menteri di lapangan penting untuk melihat secara nyata kondisi masyarakat dan menentukan program perumahan yang benar-benar dibutuhkan.
“Kami berharap Bapak Menteri dapat datang langsung ke Bengkulu untuk melihat kondisi riil dan merumuskan program perumahan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik kunjungan Gubernur dan memastikan pihaknya telah menjadwalkan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut akan difokuskan pada peninjauan program bedah rumah, KUR perumahan, serta rumah subsidi yang telah dibangun.
Maruarar Sirait juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat dan mempermudah pembiayaan rumah subsidi guna melindungi masyarakat dari praktik rentenir. Pertemuan tersebut turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan jajaran Eselon I Kementerian PKP.