Gempa IAIN Bengkulu Laksanakan Diksar Ke XX di Desa Rindu Hati
Jurnalbengkulu.com – Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam (Gempa) IAIN Bengkulu sedang melaksanakan Pendidikan Dasar (Diksar) yang ke XX di desa Rindu Hati, Kabupaten Bengkulu Tengah. Diksar ini diikuti oleh 38 peserta dari bermacam-macam fakultas dan jurusan.
Diksar dilaksanakan dalam rangka pengkaderan organisasi dan penanaman nilai-nilai cinta alam serta sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini akan berlangsung selama tujuh hari tujuh malam, pada 20-26 Oktober 2019.
Diksar tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, peserta ditekankan untuk bersosialisasi kepada masyarakat selama dua hari, dan dilanjutkan lima hari lapangan.
“Kegiatan selama dua hari di desa terdiri dari berbagai kegiatan, yaitu analisis sosial masyarakat desa, penanaman serta dakwah keagamaan berbasis lingkungan hidup, sekaligus penyerahan Plakat Rektor IAIN Bengkulu kepada pemerintah desa yang diserahkan langsung oleh M. Taufik Akbar selaku ketua umum,” tutur Redo Kutir, selaku ketua panitia.Taufik Akbar (ketua umum Gempa IAIN Bengkulu) menyampaikan bahwa Gempa IAIN Bengkulu adalah satu-satunya organisasi yang bergerak di bidang Advokasi Lingkungan, Sosial dan Masyarakat. Gempa IAIN Bengkulu dideklarasikan pada tanggal 10 November 2001, dan sampai saat ini tetap berkomitmen dalam pergerakan di bidang Advokasi Lingkungan, Sosial dan Masyarakat.*Sofri