Diduga Melenceng Dari Spesifikasi, Warga Kesal Atas Pembangunan Barem Bahu Jalan Desa Nelan Indah
Mukomuko, Jurnalbengkulu.com - Proyek pembangunan Cor Barem Bahu jalan yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2023 dengan volume panjang 600 meter dengan jumlah nilai pagu anggaran Rp 207,532,430 di Desa Nelan indah, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, diduga tak sesuai spek.
Hal itu terungkap menyusul adanya penyampaian dan laporan dari warga. Menurut warga, proyek untuk pembangunan bahu jalan yang sedang di kerjakan itu, kisaran 2 minggu mulai nya pekerjaan hinga sekarang, Namun sanggat di sayang kan Proyek pembangunan DD tersebut
Pembangunan baren bahu jalan berlokasi di jalan lintas desa nelan indah.
Dari keterangan salah satu warga yang engan disebut nama nya, bahwa, "bangunan Barem Bahu jalan itu sanggat di sayang kan, diduga mengurangi spek, karna terlihat besi yang terpasang atau anyamannya sangatlah jarang kisaran 35 cm dan juga yang di rabat nya lebar namun lebaran besi nya terpasang sangat lah kecil, kalau lah itupun tetap di lanjut kan dan di kerja kan seperti itu, pembangunan tersebut mudah jeplak, atau hancur, terangnya. Bukan itu saja jelasnya, kami pun menduga komposisi semen yang digunakan juga terlalu sedikit".Ketika dapat info dari warga tersebut, media jurnalbengkulu turun kelokasi, ada terlihat beberapa orang pekerja yang sedang berkerja, dan alat pekerjaan berserakan dan juga behel yang di anyam terlihat ada disana, terlihat behel yang di anyam jarang, dan juga lebar spek besi nya kecil dan tidak sebanding yang harus di rabat. ketika di tanya awak media, kepada pengerjaan, ketebalan bahu jalan tersebut 10 CM, dan jarak besi nya engan dia jelas kan dan juga adukan nya tak juga di kasih keterangan yang jelas, silahkan tanya pak kades ukap pekerja tersebut.
Kepala desa Nelan Indah Hendi saat dikonfirmasi menjelaskan, "barem bahu jalan itu ketebalan nya 10cm dan anyaman behelnya 25cm x 25cm yang dikerjakan sekarang ini".
Kades engan menjelaskan terkait ke lebaran spek besi terpasang di rabat bahu jalan tesebut.
"Silahkan tanya sama TPK pak, karna saya lagi di jalan", sampai Kades.
Sementara itu, ketika ditanya warga sekitar yang engan di publiskan nama nya, beliau mengatakan sangat disayangkan pembangunan tersebut.
"Kalau pembangunan tersebut, kita di sia-siakan speknya, kalaulah pekerjaan sperti itu apakah ngak cepat hancur nantinya", ungkapnya.
Seharusnya, lanajut warga, agar pembangunan tersebut untuk bahu jalan, tentunya harus speknya kuat dan kokoh, karna yang melitasi di atas bahu jalan tersebut bukan lah yang penguna jalan kaki aja melain kan motor hinga mobil bermuatan berat yang melindas.
"Sangat di sayangkan pemerintahan desa ini, kami dari masayarakat tidak pernah sama sekali di undang dalam pelaksanaan terkait pembangunan yang ada di nelan indah ini, kalau lah kami di undang kan tentu nya ada saran dan masukan yang kami sapai kan, karna pembangunan desa dari DD tersebut tentu pengawasan dari masyarakat, atau persetujuan dari masyarakat, agar masyarakat tidak di rugikan", tambah warga. ( Rudi)