Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Soroti Kendala Penerapan Listrik 24 Jam di Pulau Enggano
Bengkulu, Jurnalbengkulu.com - Menyikapi kendala dalam pemenuhan listrik 24 jam di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, mendapat sorotan DPRD Provinsi Bengkulu.
Dalam hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Yurman Hamedi.
Menurutnya, jika program pemenuhan listrik yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu bersama Perusaan Listrik Negara (PLN), belum berjalan maksimal lantaran terkendala pasokan BBM, pihaknya sudah memantau langsung ketika sudah mulai aktifnya kembali Kapal Pulo Telo sebagai alat transportasi ke Pulau Enggano.
Bahkan kapal tersebut disewa khusus oleh PT Pertamina untuk membawa BBM pada Senin sore berangkat dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
“Dengan sampainya BBM tersebut semestinya tidak ada kendala lagi dalam pelaksanaan program listrik 24 jam di Pulau Enggano, karena selama ini hanya 12 jam setiap harinya,” kata Yurman pada Selasa, (14/3/2023)
Anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah ini menyampaikan, apabila pelaksanaan program tersebut masih saja terkendala, pihaknya selaku menjalankan fungsi pengawasan akan datang langsung ke Pulau Enggano untuk melakukan pengecekan.
“Kita tunggu dulu informasi lanjutannya. Jika terkendala kita jadwalkan berkunjung ke Pulau Enggano,” jelasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Mulyani mengatakan, uji coba penerapan listrik 24 jam sudah dimulai, namun dalam realisasinya PLN menyebut ada beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya terkait ketersediaan BBM.
Dimana kebutuhan BBM di Enggano sendiri sekitar 80 KL untuk beberapa bulan penggunaan.
“Informasinya kapal sudah aktif dan mengangkut BBM ke Pulau Enggano. Jadi kita tunggu pelaksanaan listrik 24 jam. Apalagi PLN saat ini tinggal menunggu launching yang diprediksi dalam waktu,” tukasnya. (Adv)