Akibat Kebun Eks PT DDP, Peristiwa Berdarah Terjadi di Desa Bunga Tanjung
Mukomuko - Telah terjadi pembacokan warga Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menghebohkan sejagad maya, dengan peristiwa pembacokan berdarah tersebut terjadi di perkebunan sawit EKS PT. DDP di wilayah Desa Bunga Tanjung Minggu,(21/12/2025) sekira pukul 11.30 WIB.
Adapun identitas korban yang dibacok yaitu atas nama, Lazi (35) warga Desa Bunga Tanjung. Sementara pelaku yang membacok atas Inisial TZ (57) yang juga merupakan warga Desa Bunga Tanjung. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok sebanyak 3 liang, tersebar satu liang di bagian kepala dan dua liang di bagian punggung.
Dengan peristiwa tersebut, Korban langsung dilarikan ke UPTD Puskesmas Pasar Bantal, untuk penanganan selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Mukomuko, dan langsung di rujuk salah satu RS Kota Bengkulu untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. Sementara pelaku telah diamankan anggota Polsek Teramang Jaya, kemudian langsung diserahkan ke Polres Mukomuko.
Kabar terhimpun, korban semulanya pergi ke kebun miliknya di wilayah Eks PT. DDP untuk membawa anggota kerja di kebun milik nya. Setelah sampai di kebun, Korban pergi ke kebun milik nya atas nama Pidi.
Setelah sampai di kebun tempat nya Pidi, korban bercerita dan bercanda gurau dan setelah bercanda/bergurau sang korban hendak pulang ke kebun nya karena teringat ada anggota nya sedang berkerja di kebun milik nya, namun berselang beberapa menit suara motor korban terhenti di jalan, namun sang Pidi tidak merasa curiga mungkin saja suara motor tersebut telah jauh, ungkap Pidi ketika di temui sedang berada di rumah korban, senin 22/12/25.
Lanjut Pidi, Berselang beberapa menit, Korban berlari ke arah pondok kebun tempat atas nama Pidi tingal, korban dalam keadaan bersimbah darah dan sang korban berteriak memintak tolong dan saya lihat korban sedang berlari di kejar oleh pelaku dan saya langsung terjun dari Pondok bergegas menolong nya dan lebih menakutkan sang pelaku terus mengejarnya dan terlihat pelaku dan korban sekitar berjarak 5 meter serta mengontong kan sebelah Sajam(Parang), setelah saya membantu korban dan menjerit, sang pelaku bergegas balik arah dan pergi meningal kan korban. Jelas Pidi.
Masih Pidi, Setelah melihat pelaku pergi Pidi langsung bergegas mencari bantuan pertolongan kepada warga yang ada kebun sekitar atas nama Rudi, mendengar peristiwa tersebut Rudi dan Pidi bergegas kembali ketempat korban tergeletak untuk memberi pertolongan dan membawa ke rumahnya di dusun.
Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.Ik, melalui Kapolsek Teramang Jaya, Ipda Mohamad Sofyan, S.Ikom, dihubungi mengatakan, buntut peristiwa berdarah tersebut dipicu oleh permasalahan sawit. Dimana informasinya korban ini, berencana mau membuka akses Jalan menuju ke kebun miliknya melintasi lahan perkebunan milik pelaku.
"Namun pelaku memberikan izin atau membolehkan korban membuka akses Jalan melintas di kebun miliknya. Dengan syarat korban harus bertangung jawab atas kehilangan sawit nya nanti. Dan pelaku tidak mau Kebunnya dilintasi banyak orang atau menjadi Jalan poros keluar masuk. Dipicu masalah pembukaan akses Jalan ini, terjadilah cekcok mulut antara pelaku dan korban.
Lanjut Polsek Sofyan, Berdasarkan keterangan dari pelaku, setelah terjadi cekcok, hingga membuat pelaku naik pitam berujung melakukan pembacokan.
"Ya, benar ada peristiwa pembacokan yang terjadi di lahan perkebunan dalam wilayah Desa Bunga Tanjung. Pasca kejadian, korban langsung dibawah ke RSUD Mukomuko, dan pelaku langsung menyerahkan diri di Polsek Teramang Jaya dan sudah dibawa ke Polres Mukomuko," ungkap Kapolsek Sofyan.
Dijelaskannya Sofyan, menurut keterangan dari pelaku, lokasi pembacokan bukan lagi di tempat semula mereka cekcok atau bertengkar. Karena setelah cekcok korban langsung pergi meninggalkan pelaku.
"Menurut keterangan pelaku, kejadian pembacokan ini bukan di wilayah kebun milik pelaku, dan bukan juga di kebun milik korban. Tetapi sudah di kebun milik orang". **