Tekan Angka Stunting, Pemdes Cirebon Baru Gelar Rembuk Stunting
Kepahiang, Jurnalbengkulu.com - Pemerintah Desa Cirebon Baru Kabupaten Kepahiang menggelar Rembuk Stunting dengan mengundang segenap tim PKK desa, ibu rumah tangga, ibu balita serta tokoh masyarakat, tokoh agama untuk mendengarkan penjelasan terkait dampak Stunting serta pencegahan dan penanganannya yang digelar di Kantor Desa Cirebon Baru, pada Selasa (10/10/2023).
Kegiatan Rembuk Stunting dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Cirebon Baru dihadiri Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Pendamping Desa, tim nara sumber tenaga kesehatan dalam hal ini utusan dari Puskesmas Seberang Musi Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang.Dalam sambutannya, Topan selaku Kades Cirebon Baru menyampaikan " Terima kasih atas kehadiran seluruh kader TP-PKK desa, ibu - ibu hamil, ibu ibu balita serta tamu lainnya dalam rangka untuk mendengarkan dari narasumber, termasuk apa-apa saja yang akan dibahas untuk menekan, mencegah Stunting. Baik terkait data- data, air bersih, pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan lainnya mari sama sama dirembuk dalam musyawarah ini, dan kedepannya akan menjadi prioritas dalam program rembuk Stunting tahun depan," sampai Kades.
Ketua TP-PKK Desa Cirebon Baru, Deliza dalam rapat rembuk Stunting menyampaikan laporan terkait data warga Cirebon Baru pada periode Agustus 2023. Jumlah KK sebanyak 181 KK, jumlah jiwa sebanyak 612 jiwa, rumah sebanyak 145 bubung rumah dan jumlah keseluruhan bayi balita 58 balita ( 26 laki-laki, perempuan 32 orang)," ujar Deliza.
Selain itu, sampai Ketua TP- PKK, "dari 52 balita tersebut, 26 balita yang rajin ke Posyandu dan disini (Desa Cirebon Baru) ada 4 ibu hamil namun yang sering kontrol ke posyandu 3 orang. Untuk warga Desa Cirebon Baru seluruhnya telah memiliki jamban serta air bersih hampir 98 persen," demikian jelas Deliza(Adv/Carles)