PPN Panorama Tidak Sesuai Master Plan

By on April 1, 2013
PPN PAnorama

BENGKULU,JB- Lagi-lagi Pasar Percontohan Nasional Panorama Kota Bengkulu harus menuai kritikan pedas. Kali ini giliran wakil rakyat Kota Bengkulu bersuara. Pejabat “penyambung lidah rakyat” ini menilai ada sebuah kerancuan terhadap pembangunan dan tata ruang di pasar Panorama.

“Beberapa hari yang lalu kami sudah melaksanakan sidak di pasar (pasar Panorama-red). Ternyata memang terdapat kesalahan terhadap pembangunan Auning tahap II”, jelas M. Awaludin, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bengkulu saat ditemui JB di ruangannya kemarin siang.

Pembangunan yang sekarang sudah dilakukan oleh Pemkot belum memenuhi kriteria Pasar Percontohan Nasional, seperti yang tercantum pada Master Plan (rancangan) pembangunan pasar tersebut. “Kami sudah memparipurnakan hal tersebut, ternyata memang banyak yang tidak sesuai dengan apa yang direncanakan”, lanjut Awaludin. Seharusnya pada pasar tersebut terdapat taman pasar, akses jalan yang memadai dalam pasar, serta tata letak dan ruang parkir yang tepat. “Kita ambil contoh tata kelola parkir, seharusnya bukan semrawut seperti sekarang ini, yang terkadang harus memakan badan jalan”, tegasnya.

Pihaknya sudah menelaah Master Plan pembangunan pasar Panorama tersebut. Beliau meminta agar Pemkot dapat mengoreksi kembali kerancuan pembangunan tersebut, jangan sampai hal ini menjadi akar polemik yang terjadi di tengah pedagang pasar Panorama. “Harusnya Walikota bisa lebih tegas dalam menanggapi hal ini, agar jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan”, tandasnya.

Namun saat JB mempertanyakan kejelasan bukti otentik Master Plan yang ada pada pihaknya untuk lebih mempertegas statement yang ia keluarkan, sepertinya beliau belum siap secara penuh untuk membeberkan hal tersebut. “Kalau sama kami tidak ada yang nyimpan itu, coba tanyakan saja ke bagian Notulen, mungkin mereka yang memegangnya. Karena setiap bahan pembahasan dan hasil sidang kan mereka yang mengelola”, jawab Awaludin.

Untuk sementara waktu, pembangunan Auning tahap III di pasar Panorama dihentikan oleh DPRD Kota Bengkulu, mengingat banyak hal yang menjadi pertimbangan terhadap pembangunan Auning tahap II. “Yang kemarin (Auning tahap II-red) kan belum memenuhi kriteria, ya harus diberesin dulu lah yang itu, baru bisa kita lanjutkan”, demikian Awaludin.(cw6)

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>